Showing posts sorted by date for query windows server. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query windows server. Sort by relevance Show all posts

Sunday, November 29, 2020

Membuat instance Windows Server 2019 di AWS Educate

 


Membuat instance Windows Server


1. Klik AWS account


2. Klik AWS Educate starter account


3. Klik AWS console


4. Pilih EC2


5. Klik instance > klik launch instance


6. Cari Windows server dan pilih Windows server 2019


7. Karena sudah diatur secara default kita bisa langsung next




8. Buat tag lalu isi key dan value > klik next


9. Isilah security group dan rule nya tambahkan RDP (Remote Desktop Protocol) > klik review and launch


10. Buat key baru dan juga berilah nama key tersebut lalu download


11. Setelah selesai download > klik launch instance


12. Berikut adalah status dari instance yang baru dibuat



13. Untuk remote kita menggunakan Remote desktop protocol yang bisa di download di connect instance. Dan juga klik get password untuk login saat remote


14. Masukkan key yang sudah di download > decrypt password


15. Lalu kita copy password


16. Buka RDP client yang telah di download > tempelkan password yang telah di copy


17. Klik yes


18. Lalu Windows server sudah dapat dipakai


19. Jika instance tersebut tidak dipakai, bisa kita terminate instance tersebut



Saturday, March 28, 2020

Konfigurasi File Server (Samba) Debian 9


Pengertian Samba Server

Samba adalah program yang dapat menjembatani kompleksitas berbagai platform sistem operasi Linux (UNIX). Samba menggunakan Service Block Message protocol (SMB).

Fungsi Samba Server

1. Untuk sharing file
2. Untuk sharing printer
3. Dapat digunakan sebagai domain controleer pada jaringan Microsoft Windows

Konfigurasi Samba Server

Authentication user

1. Pastikan Debian anda sudah terhubung ke Internet dan masukkan perintah

# apt-get update
Gunanya untuk mengupdate paket yang berada di /etc/apt/sources.list

2. Cek IP yang nantinya digunakan untuk mengakses sharing file

# ifconfig


 3. Install paket Samba

# apt-get install samba



4. Lalu kita pindah direktori ke samba dan masuk ke file smb.conf

# cd /etc/samba
# nano smb.conf


5. Tambahkan script seperti dibawah

[fileserver]                        > Membuat direktori untuk tempat sharing file
path = /home/samba        > Tempat file yang nantinya akan di sharing
valid users = sambausr    > User yang digunakan saat login file server
writeable = yes                  > Agar client bisa mengedit file yang kita kirim
browseable = yes               > Hak akses agar file dapat di browse oleh client
guest ok = no                     > Agar user anonymous tidak bisa login


6. Tambahkan user dan password untuk samba, dan juga berikan samba password pada user tersebut

# useradd sambausr
# passwd sambausr
# smbpasswd -a sambausr


7. Lalu kita buat direktori untuk samba dan juga kita coba buat file di dalam ditrektori tersebut

# mkdir samba
# cd samba
# touch percobaan.txt


8. Sekarang kita lanjut dengan menginstal paket samba client

# apt-get install smbclient


9. Lalu kita aktifkan samba client tersebut dan IP yang akan digunakan

# smbclient -I //22.22.22.22


10. Lalu kita restart samba

# /etc/init.d/samba restart


11. Sekarang kita coba lihat apakah samba tersebut sudah dapat digunakan apa tidak

# testparm

Lihat pada bagian processing section, jika telah ada script yang kita buat berarti samba sudah dapat dipakai



Pengujian client

Sesuaikan IP di client agar bisa terhubung ke Debian Server kita


Tekan tombol kombinasi ctrl + r untuk membuka kotak run



Lalu kita disuruh untuk login, gunakan user untuk samba dan juga passwordnya


Setelah itu kita lihat apakah ada file yang kita buat



Anonymous user

1. Tambahkan script seperti dibawah pada file smb.conf

[fileserveranon]                   > Membuat direktori untuk tempat sharing file
path = /home/sambaanon   > Tempat file yang nantinya akan di sharing
writeable = yes                     > Agar client bisa mengedit file yang kita kirim
browseable = yes                  > Hak akses agar file dapat di browse oleh client
guest ok = yes                       > Agar user anonymous tidak bisa login


2. Lalu kita buat direktori untuk anonymous dan buat juga file di dalam direktori tersebut

# mkdir sambaanon
# cd sambaanon
# touch tes.txt


3. Lalu kita restart samba

# /etc/init.d/samba restart


4. Sekarang kita coba lihat apakah samba anon tersebut sudah dapat digunakan apa tidak

# testparm




kita lanjut lagi dengan mengetes di client









Monday, February 17, 2020

Konfigurasi File Screening Windows Server 2012 via VMWare


Jika kita mengkonfigurasi file server, maka otomatis client yang terhubung akan bisa mengambil file dan memasukkan file, dengan begitu para client akan bebas memasukkan file berekstensi apa saja ke dalam folder tersebut. Sudah pasti storage dari file server tersebut akan penuh dan tidak termanage, oleh karena itu ada file screen yang berguna untuk memanage ekstensi file, jadi file screen tersebut akan mengecek ekstensi file apa saja yang tidak di izinkan dan ekstensi file yang di izinkan. OK kita langsung ke konfigurasi.

1. Buka server manager > menu tools > file server resource manager


2.  Klik file screening management > file groups > create file groups


3. Lalu berikan nama group filenya dan tentukan file yang include (ekstensi yang tidak bisa) dan exclude (ekstensi yang bisa)


 4. Klik File screen templates > create file screen templates


5. Klik tab settings > berikan nama template > ubah file group nya menjadi file group yang telah dibuat


 6. Lalu pindah ke tab Event log > centang send warning to event log agar client yang mencoba untuk memindahkan ekstensi file yang tidak diizinkan akan muncul peringatan di servernya


 7. Sekarang kita buat file screen. File screen > create file screen


8. Lalu pilih file yang akan kita file screen > lalu pilih file screen template yang telah di buat


Pengujian

1. Kita coba untuk memasukkan file yang berekstensi .exe, maka hasilnya akan ditolak


Lalu coba cek di event viewer


Windows log > application. Maka akan ada peringatan bahwa ada pc client yang mencoba untuk memindahkan ekstensi file yang tidak diizinkan


2. Dan coba untuk memasukkan file ekstensi .txt, maka akan berhasil