Showing posts sorted by date for query Debian. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query Debian. Sort by relevance Show all posts

Friday, December 11, 2020

Konfigurasi Share Hosting Debian 9 via VMWare

 


Share hosting adalah layanan hosting di mana sebuah acccount hosting ditaruh bersama-sama beberapa account hosting lain dalam satu server yang sama, dan memakai services bersama-sama. Keuntungan shared hosting adalah harganya yang murah.

Konfigurasi

1. Buatlah 2 network adapter pada Debian server. Network adapter 1 arahkan ke bridge, dan network adapter 2 arahkan ke LAN segment


2. Lakukan konfigurasi IP address pada ens33, dan juga ens37


3. Instal paket yang dibutuhkan, yaitu bind9 dan apache2


4. Edit file named.conf.options, ubahlah ip 0.0.0.0 menjadi 8.8.8.8, dan ganti dnssec-validation menjadi no

# nano /etc/bind/named.conf.options



5. Edit file named.conf.local, tentukan domain yang akan dibuat lalu buatlah domain zone dan reverse zone nya

# nano /etc/bind/named.conf.local


6. Copy file db.local menjadi file sesuai dengan domain

# cp db.local smkku
# cp db.local smkoke
# cp db.local smkbisa
# cp db.127 db.ip


7. Edit file smkku, ubahlah ip dan domainnnya, jangan lupa untuk tambahkan www agar bisa mengakses webnya

# nano /etc/bind/smkku


8. Lakukan hal yang sama pada file smkbisa


9. Lakukan juga pada file smkoke


10. Edit file db.ip, buatlah 3 reverse zone untuk masing masing domain

# nano /etc/bind/db.ip


11. Restart bind9

# /etc/init.d/bind9 restart


12. Tambahkan masing masing ip di resolv.conf

# nano /etc/resolv.conf


13. Cobalah ping dan nslookup di masing masing domain



Konfigurasi Apache

14. copy file 000-default.conf yang berada di direktori /etc/apache2/sites-available menjadi 3 file

# cp 000-default.conf smkku.conf
# cp 000-default.conf smkbisa.conf
# cp 000-default.conf smkoke.conf


15. Edit file apache2.conf, arahkan direktori ke home

# nano /etc/apache2/apache2.conf


16. Edit ketiga file yang telah di copy, arahkan document root ke masing masing direktori, ubahlah servername menjadi masing masing domain




17. Buatlah ketiga direktori di home yang gunanya untuk menampung file .html dari apache


18. copy file index.html yang berada di direktori /var/www/html menjadi 3 file dan pindahkan ke /home

# cp index.html /home/smkku
# cp index.html /home/smkbisa
# cp index.html /home/smkoke


19. Nonaktifkan website default terlebih dahulu lalu akktifkan masing masing website untuk domain yang telah dibuat

# a2dissite 000-default.conf
# a2ensite smkku.conf
# a2ensite smkbisa.conf
# a2ensite smkoke.conf


20.  Restart apache2 dan coba lihat statusnya

# service apache2 restart
# service apache2 status


21. Cobalah untuk ping ke masing masing website


Konfigurasi NAT

22. Edit file sysctl.conf, aktifkan ip forward dengan cara menghilangkan pagar

# nano /etc/sysctl.conf
 

23. Instal paket iptables-persistent

# apt install iptables-persistent


24. Jika ada pop up yang menyatakan simpan rule, pilih yes



25. Lakukan konfigurasi nat di ens33 dan simpanlah

# iptables -t nat -A POSTROUTING -o ens33 -j MASQUERADE
# iptables-save >/etc/iptables/rules.v4


26. Arahkan network adapter pada client ke bridge


27. Sesuaikan IP address pada client dengan Debian server


28. Lalu cobalah untuk mengakses website setiap domainnya



Tuesday, December 8, 2020

Instalasi Proxmox di VMWare

 


Proxmox virtual environment atau proxmox VE adalah virtualisasi server bersifat open source yang berbasis Debian dengan modifikasi RHEL kernel.

Fitur

Berikut adalah beberapa fitur yang ditawarkan Proxmox VE

1. High performance and scalability
2. Full Virtualization
3. OS Virtualization
4. Live Migration
5. Open source
6. High Availability Cluster
7. RESTful web API
8. Proxmox Cluster file system
9. Rich web app for management
10. Network Model, dll

Instalasi

1. Pilih custom, agar kita bisa mengkustomisasi sesuai keinginan kita


2. Disini bisa kita langsung next / biarkan secara default


3. Masukkan iso proxmox


4. Pilih OS Linux dan version nya other linux


5. Berilah nama pada vm tersebut dan letakkan ke lokasi yang dinginkan


6. Atur jumlah processor sesuai dengan fisik atau bisa juga pilih 1


7. Untuk Proxmox kita direkomendasikan untuk menggunakan lebih dari 1 GB RAM


8. Pilih Network adapter nya bridge


9. Biarkan dipilih secara rekomendasi



9. Pilih create a new virtual disk, karena kita akan membuat vm baru


10. Sesuaikan Maximum disk size dengan kebutuhan


11. Letakkan lokasi .vmdk sessuai dengan yang dinginkan


12. Pengaturan VM telah selesai


13. Pilih install proxmox ve


14. Klik I agree


15. Klik next


16. Sesuaikan lokasi dan zona waktu


17. Isilah kolom password yang akan digunakan dan juga valid email


18. Isikan IP address, netmask, gateway, dan DNS sesuai dengan network yang digunakan. Isikan juga hostname lalu management interface kita gunakan ens33


19. Pengaturan proxmox telah selesai, sekarang kita lanjutkan dengan proses penginstalan


20. Ini adalah tampilan proxmox